Menatap hidupku dan keberadaanku,
Tersungkur aku di bait-Mu.
Berada dalam hadirat-Mu terasa ketidaklayakanku.
Sungguh Engkau Kudus, Maha Kudus tak bercela.
Tuhan yang Maha rahim,
Bapa…
Terimalah sesalku,
Pedih karena dosaku,
Sesak akibat nistaku,
Hancur karena kotorku.
Berat bibir ini memanggil-Mu,
Menyapa-Mu dengan hangat mengapa tak lagi dapat kulakukan.
Tersungkur aku di bait-Mu.
Berada dalam hadirat-Mu terasa ketidaklayakanku.
Sungguh Engkau Kudus, Maha Kudus tak bercela.
Tuhan yang Maha rahim,
Bapa…
Terimalah sesalku,
Pedih karena dosaku,
Sesak akibat nistaku,
Hancur karena kotorku.
Berat bibir ini memanggil-Mu,
Menyapa-Mu dengan hangat mengapa tak lagi dapat kulakukan.
Tak layak diri ini…
Kau putih, bersih, terang, cemerlang.
Aku hitam, kotor, gelap, kusam.
Dalam pelukan-Mu kusadari kekelamanku.
Sentuhan-mu sontak alirkan derai air di mataku.
Betapa suci, suci, Maha Suci ya engkau Allah Penjagaku.
Amin
BalasHapus