
Adakalanya kabut memenuhi jalanku,
Namun di sanalah kadar imanku terurai.
Kan kugenggam dalam derap langkahku,
Hingga dalam sengsara kuselami maksud manis-Mu
Seringkali Kau tak terpahami,
Namun kutahu cinta-Mu sejati.
cinta-Mu cukup bagiku...
cinta-Mu senantiasa memaksudkan yang terbaik bagiku
Tangan-Mu yang terus mengukir...
Karya indah lahir dari respon yang sesuai.
Ajarku muliakan-Mu dalam pujian pada malam kelam.
Hingga Kau dapati cintaku bukanlah buah kemudahan
Namun di sanalah kadar imanku terurai.
Kan kugenggam dalam derap langkahku,
Hingga dalam sengsara kuselami maksud manis-Mu
Seringkali Kau tak terpahami,
Namun kutahu cinta-Mu sejati.
cinta-Mu cukup bagiku...
cinta-Mu senantiasa memaksudkan yang terbaik bagiku
Tangan-Mu yang terus mengukir...
Karya indah lahir dari respon yang sesuai.
Ajarku muliakan-Mu dalam pujian pada malam kelam.
Hingga Kau dapati cintaku bukanlah buah kemudahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar